4 Cara Jitu Menagih Hutang Pada Teman

Cara Menagih Hutang

Duh, masih ingat ga ketika temanmu meminjam uang padamu? Masih ingat ga ekspresi dan trik triknya agar kamu mau meminjamkan uang padanya. Kalau di ingat-ingat lagi saat meminjamkan uang, kamu pasti biasa mendengar “akan dibayar 1 minggu lagi” atau “akan dibayar bulan besok pas gajian” namun nyatanya uang yang mudahnya kamu pinjamkan saat itu berbanding terbalik dengan pembayaranya.

Kamu yang harusnya tidak perlu repot jadi direpotkan ketika akan meminta kembali uang yang dipinjami apalagi jika uangnya dalam jumlah yang tidak sedikit. Apalagi jika si peminjam adalah temanmu, duh, pasti rasa ga enak atau takut berpisah terutama jika itu teman dekatmu adtang menghampiri.

Well, daripada kamu berpkir yang tidak-tidak, berikut 4 cara menagih hutang pada teman.

1. Ingatkan tentang Hutangnya
Jika kamu sedang tidak terburu-buru membutuhkan uang tersebut, cobalah untuk mengingatkan temanmu itu tentang hutangnya. Ingat, itu adalah hak kamu untuk meminta dan kewajibannya untuk membayar. Jadi tidak ada alasan dia untuk marah padamu.

2. Minta Kejelasan Padanya
Biasanya si peminjam pasti akan memberikan berbagai alasan untuk menghindari dirinya dimintai hutang. Jika hal ini terjadi padamu, mintalah kejelasan pada temanmu itu kalau kamu amat sangat membutuhkan uang itu. Jadi, temanmu juga akan merasa kalau kamu benar-benar serius.

3. Minta Hutangmu Dengan Cara Kerjain Balik
Kadang, ada orang yang sudah gajian, degnan uang yang cukup untuk membayar hutangnya malah tidak ingat dengan dengan hutangnya dan menggunakan hal tersebut untuk hal lainnya, ADA. Nah, jika kamu dan temanmu saling bekerja, kamu bisa mengerjain balik temanmu itu dengan cara memintanya untuk membayar makan siang kamu. Biasanya orang-orang seperti ini sering lupa dengan hutangnya dan dengan santai akan membayarkan makan siangmu.

4. Tolak Kalau Dia Mencoba Untuk Meminjam Kembali
Ada orang yang sudah di pinjami uang dan untuk memintanya sangatlah berdarah-darah yang menghabiskan waktu dan pikiran tapi beberapa minggu kemudian dia malah dengan santainya tanpa rasa bersalah meminjam uang kembali. Jika kamu memiliki teman yang seperti ini maka jangan ragu untuk menolaknya walaupun alasannya tidak masuk akal, daripada kamu susah-susah untuk memintanya kembali lebih baik menolaknya dari awal.

Jika temanmu benar-benar membutuhkan uang tak ada salahnya jika kamu meminjaminya. Tapi ingat, jangan mudah memberika pinjaman walau hanya sebatas teman, pilihlah teman yang amat benar-benar dekat denganmu, jadi kamu tidak susah memintanya kembali dan dia juga merasa tidak enak denganmu jika dia tidak mengembalikan hutangnya sesuai dengan janjinya.